Alex Marquez berhasil mencatatkan prestasi kecil yang luar biasa pada hari Minggu di Assen dalam ajang MotoGP. Meskipun kondisinya belum pulih sepenuhnya setelah kecelakaan mengerikan di Barcelona, serta terjatuh dalam sesi Pra-Kualifikasi pada hari Jumat yang menyebabkan memar di bahu kanan dan lecet di lengan kiri, pembalap andalan tim Gresini ini berhasil ikut bersaing memperebutkan posisi terdepan di GP Belanda, dan berhasil meraih posisi kelima yang tak terduga. Hasil ini menjadi balasan atas usaha keras yang dilakukan pembalap asal Catalunya tersebut untuk menyelesaikan akhir pekan balapan ini, setelah sebelumnya memutuskan untuk mengakhiri balapan di Republik Ceko lebih awal sebagai tindakan pencegahan.
Selain menceritakan kepada para jurnalis apa yang mendorongnya untuk menyelesaikan balapan, Alex juga menyampaikan pandangannya mengenai salah satu insiden yang mewarnai balapan di Belanda: upaya menyalip pertama yang dilakukan Fabio Di Giannantonio terhadap saudaranya, Marc. Insiden tersebut mengingatkan pada kejadian yang dialami sang juara dunia sembilan kali bersama Valentino Rossi pada tahun 2015, namun dengan posisi terbalik, dan yang mengakibatkan pembalap asal Roma itu dikenai hukuman Long Lap karena memotong chicane.