Dia menulis bagian dari sejarah SBK dengan mengamankan tiga gelar juara dunia (2001, 2006, dan 2008) dengan mengendarai Ducati, tetapi Troy Bayliss juga merupakan contoh ketabahan dan kecintaannya yang tak terbatas pada roda dua. Tak kenal takut dan selalu siap untuk melemparkan hatinya melewati rintangan, dia telah menjadi korban dari beberapa cedera sensasional seperti yang dideritanya pada Race 1 di Donington pada tahun 2007 ketika dia bahkan mendesak dokter untuk mengamputasi jari kelingking tangan kanannya agar dia dapat segera kembali balapan.
Terlepas dari episode ekstrem yang mengingatkan kita pada cara kuno dalam menjalani olahraga ini, pembalap Australia ini telah menjadi protagonis dalam beberapa kecelakaan dalam latihan dan saat bersantai.
Termasuk salah satunyapada tahun 2005, ketika ia berkompetisi di MotoGP bersama Honda . Ketika ia sedang mempersiapkan diri untuk GP Suzuka dengan motorcross, ia terjatuh dan mengalami patah tulang pergelangan tangan di beberapa bagian, yang membuatnya tak bisa melanjutkan musim itu.
Tepat sepuluh tahun kemudian, saat itu jauh dari kompetisi yang diperhitungkan jika bukan karena selingan singkat di turunan produksi sebagai pengganti Davide Giuliano, dia berada di Sacramento untuk menghadapi semifinal Flat Track ketika dia mengalami patah pergelangan kaki dan hanya tiga bulan kemudian dia mengalami patah tulang selangka, ibu jari kiri, tulang rusuk, dan beberapa tulang belakang saat balapan di Australian Senior Track.
Kerusakan tidak hanya terjadi pada dua roda motornya. Pada tahun 2021, ia mengalami kecelakaan saat bersepeda menuruni bukit yang mengakibatkan patah tulang belakang C4 dengan keterlibatan sumsum tulang belakang.
Baru-baru ini, dan kita baru saja membicarakannya pada Agustus lalu, pria berusia 56 tahun itu terpeleset ketika diduga sedang menguji coba sepeda motorcross listrik yang baru saja dibelinya, mengalami tujuh patah tulang rusuk dan tulang selangka, serta paru-paru yang bocor. Pada bulan Juni lalu, ia juga mengalami patah tulang pergelangan kaki dalam sebuah kecelakaan yang belum diketahui penyebabnya.
Beberapa bulan setelah kecelakaan yang tak terduga lainnya, sang juara dunia tiga kali itu ingin menunjukkan dirinya di media sosial dalam kondisi yang sangat baik dan siap untuk membuka kado yang sangat istimewa, yang tiba di rumah tepat pada waktunya untuk Natal. Hadiah itu adalah Ducati Desmo 450 MX (dijual di pasar Inggris dengan harga 11.000 poundsterling), yang tampaknya sudah ditunggu-tunggu oleh sang pembalap sejak lama.