Salah satu topik yang banyak dibahas adalah masa depan Superbike, di tengah berbagai gagasan dan usulan untuk meningkatkan Kejuaraan ini ke depannya. Di Misano, dalam pertemuan MSMA, para pabrikan memang berkumpul untuk mendiskusikan langkah mana yang paling layak ditempuh untuk tahun-tahun mendatang.
Salah satunya adalah usulan terkait pelonggaran batasan kapasitas mesin, yang pada dasarnya akan memberikan kesempatan kepada pabrikan baru untuk bergabung dan berinvestasi dalam Kejuaraan ini. Sehubungan dengan hal tersebut, di paddock, nama Aprilia—yang memiliki model RSV4 1100—sering disebut-sebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh setelah balapan di Misano, pembahasan mengenai pembukaan batas kapasitas mesin tampaknya masih harus ditunda cukup lama. Alasannya sebenarnya sangat sederhana: Ducati, sebagai contoh, sudah memiliki motor 1100 cc di garasinya, tetapi berdasarkan peraturan saat ini, mereka memutuskan untuk meluncurkan Panigale V4 generasi terbaru, sekaligus meninjau kembali investasi dan strategi pasar mereka.
Jika pembukaan batas kapasitas silinder disetujui hari ini untuk tahun 2027, hal ini akan menggagalkan investasi yang telah dilakukan oleh pabrikan asal Borgo Panigale tersebut. Situasi serupa juga akan dialami oleh BMW, yang seperti kita ketahui tahun lalu telah meluncurkan M 1000 RR baru ke pasar, serta Bimota, yang baru-baru ini telah mengesahkan motor barunya.
Singkatnya, skenario balap Superbike untuk tahun 2027 dan 2028 diperkirakan akan tetap seperti saat ini tanpa adanya perubahan signifikan di cakrawala. Hal ini dikonfirmasi jika kita mempertimbangkan keinginan para pabrikan, yaitu peraturan yang mengutamakan stabilitas tanpa perubahan terus-menerus di tengah jalannya kompetisi.
Dalam hal ini, Honda, Yamaha, Ducati, Bimota, Kawasaki, dan BMW memiliki pandangan yang sejalan. Itulah sebabnya hingga tahun 2028 dan kemungkinan besar hingga 2029, arah yang telah ditetapkan akan terus dilanjutkan. Aprilia, yang memprioritaskan fokus penuh pada MotoGP—di mana seluruh investasinya terpusat—harus bersabar.
Selain itu, sekadar catatan, Aprilia RSV4 1100 saat ini berakar pada proyek yang telah berusia lebih dari dua dekade, mengingat sasis tersebut dirancang oleh Marco Zambenedetti, yang kini menjabat sebagai kepala proyek Superbike untuk Ducati.
Tentu saja, kembalinya Aprilia ke paddock akan menjadi hal yang sangat berarti bagi Kejuaraan ini, tetapi hingga saat ini, menjelang dua tahun ke depan, hal itu masih hanya sekadar impian di awal musim panas.