Profile picture for user Paolo Scalera

MotoGP seperti mobil balap drag di garis start: mengapa tahun 2027 bisa (harus) mengubah segalanya

Majuin posisi start dan kurangi jumlah pembalap per baris: ide-ide sederhana yang masih diabaikan untuk meningkatkan keselamatan saat start
MotoGP seperti mobil balap drag di garis start: mengapa tahun 2027 bisa (harus) mengubah segalanya

Pada tahun 2027, dengan dihapuskannya penurun kecepatan, situasi akan membaik, karena motor MotoGP, meski dengan tenaga sekitar 50 hp lebih rendah, tidak akan lagi melesat seperti dragster saat start.

Yang pasti, saat start dan tikungan-tikungan awal adalah momen paling berbahaya dalam balapan Grand Prix, terutama ketika tikungan pertama berada jauh dari garis start karena alasan yang sudah jelas: motor akan melaju lebih kencang saat memasuki tikungan.

Pengereman selalu sulit untuk dikalibrasi, dengan garpu depan mencapai batas perjalanan, dan di mana kesalahan sekecil apa pun—meski hanya beberapa sentimeter—cukup untuk memicu tabrakan.

Solusi untuk memperbaiki situasi ini sebenarnya sederhana, dan karena ada lebih dari satu opsi, sungguh tidak dapat dimengerti mengapa hingga saat ini belum ada tindakan yang diambil.

Yang pertama, paling sederhana, dan paling jelas adalah memajukan barisan start, sehingga kecepatan saat mendekati tikungan pertama berkurang.

Namun, ada solusi lain yang seharusnya diterapkan tanpa terkecuali: mengubah formasi start menjadi 2-2 alih-alih 3-3, sekaligus meningkatkan jarak antar baris.

Ingatlah bahwa di masa lalu, pada era motor 500 cc dua tak, formasi start disusun dengan skema lima pembalap di baris pertama, tetapi saat itu start dilakukan dengan dorongan dan para pembalap langsung tersebar, meskipun hal itu menimbulkan bahaya yang berbeda: jika sebuah motor tidak menyala, ada risiko tertabrak oleh pembalap di belakangnya.

Mengingat di MotoGP mereka sangat ahli dalam mengambil keputusan… keesokan harinya, tidak jelas mengapa kedua solusi ini tidak diterapkan. Dengan menjadikan formasi start yang lebih longgar sebagai permanen.
 

Share this article
Indonesian